3 Penglihatan dari 3 Orang yang Berbeda dalam 3 Waktu yang Berbeda Pula: Indonesia Telah Mati!

Berikut tiga penglihatan di maksud, yang pertama tahun 2018. Yang kedua Minggu 2 Juni 2021. Dan yang ketiga Minggu 3 Juni 2021.

2018 di Port Vila Vanuatu: SBY dan Jokowi bertemu Pemimpin West Papua di Vanuatu

Pada tahun 2018, seorang hamba Tuhan dari Tanah Papua, yang pada waktu itu sedang baru saja tiba di Port Vila, Vanuatu, bermalam di Vanuatu, di malam pertama itu ia mendapatkan penglihatan sebagai berikut:

Pada waktu itu akau melihat ada jalan baru dibuat, masih berupa jalan tanah, belum di-aspal, baru saja digali sehari sebelumnya, tetapi jalan itu sangat indah, rata dan mulus.

Jalan itu bernama, “Papua Merdeka Street”.

Di ujung jalan itu saya sedang beristirahat, dalam posisi duduk, memperhatikan dan memuji Tuhan atas jalan yang barusan diselesaikan.

Tiba-tiba datanglang Susilo Bambang Yudhoyono. Ia datang tersenyum. Rupanya kami sudah berteman lama dan saling mengenal lama, dan biasa memang saling mengunjungi. Seperti kunjugan teman sekolah. Begitu suasana pertemuan itu.

Baru saja SBY tiba, ia tidak berjabatan tangan tetapi ia duduk langsung, sambil tersenyum, tak berkata apa-apa.

Beberapa detik kemudian, datanglah Jokowi. Beliau datang sambil memegang tulisan nama-nama jalan masuk, satu per satu, sambing membaca nama-nama jalan itu, perlahan-lahan, sampai tiba di tempat saya berada.

SBY berkemeja biru, warna demokrait, dan Jokowo berkemeja warna putih. Saya lupa warna celana mereka. Baju SBY berlengan pendek, sedangkan baju putih Jokowi berlengan panjang. Kedua-duanya tidak memasukkan baju ke dalam celana, menggantung seperti baju batik menggantung tidak dimasukkan ke dalam celana.

Ada tiga jalan masuk ke sebelah kiri dari jalan menuju ke tempat saya berada. Jalan masuk itu telah diberi nama-nama jalan. Yang pertama bertuliskan “Sofa Fide”. Jalan kedua bertuliskan “Sola Gratia”. Yang ketiga “Sola….” saya lupa. <https://en.wikipedia.org/wiki/Five_solae>

Jokowi datang dan langsung berjabatan-tangan, ia malah memeluk dan bersalaman seperti cara salaman orang Wamena, *kumbi”.

Saya merasa sangat bahagia! Karena pertemuan itu membawa kelegahan yang besar.

12 Juni 2021, Mimpin di Port Moresby, oleh Hamba Tuhan dari Goroka, PNG: Indonesia Meninggal Dunia Juni 2021

Hamba Tuhan ini diberitahu oleh malaikat Tuhan.

Malaikat ini bercerita bahwa ada orang tuanya, bapak-tua daripada hamba Tuhan ini, ia memang tidak percaya Tuhan, dan selalu menggunakan jimat-jimat dalam hidupnya. Ia ditakuti di kampungnya. Dalam mimpi sang malaikat memberitahu dia bahwa ada pesan dari Bapak tuanya itu.

Lalu ia pergi menemui Bapak tua itu, dan Bapak tua itu katakan kepadanya, “Saya akan segera meninggal dunia pada bulan juni ini”. Begitu khuatir karena walaupun dia ditakuti banyak orang, beliau adalah kakak dari ayahnya sendiri.

Karena hamba Tuhani ini, yaitu Ketua Pemuda dari salah satu jemaat gereja setempat di Papua New Guinea, sangat gelisah.

Karena gelisahnya itu, ia berdoa kepada Tuhan:

Ya, Tuhan Yesus, beritahukan arti mimpi ini. Saya gelisah dengan mimpi ini.

lalu ia tidur.

Datanglah malaikat itu mengartikan mimpinya. Ia katakan,

  1. Pertama, orang tua yang ditakuti banyak orang dan tukang bunuh orang lain itu bernama Indonesia.
  2. Kedua, bahwa Indonesia akan meninggal dunia pada bulan Juni 2021.

19 Juni 2020: Mimpi Seorang Pemudi di Port Moresby: Indonesia Menjadi Harimau Menelan Banyak Manusia, termasuk Suaminya, Tetapi Ia Mengiris-iris habis semua Harimau

Ibu rumah-tangga ini berlari-lari datang menemui kami dan menceritakan mimpi ini sambil menangis, katanya ini bukan mimpi, tetapi ini berita segar, sesuatu yang kemungkinan benar-benar terjadi.

Terlihat banyak harimau yang kurus-kurus dan panjang-panjang berkeliaran menelan banyak sekali orang. Suaminya mengumumkan kepada semua orang Papua di kampungnya bahwa hanya isterinya yang bisa membunuh harimau-harimau itu. Oleh karena itu percayakan kepadanya untuk membunuh mereka.

Begitu sehabis pengumuman, suaminya turut tertelan oleh harimau. Dan hampir saja dia sendiri tertelan.

Untung sekali isteri dari Honourable President Benny Wenda datang menolong nya. Katanya, ia isteri dari seorang pemimpin West Papua, oleh karena itu harus diselamatkan. Dan akhirnya dia diselamatkan, walaupun dia tahu dan sedih sekali bahwa suaminya telah ditelan harimanu.

Dengan sedih, akan tetapi si ibu ini menghunus pedangnya, sesuai dengan pesan suaminya, dan ia berkeliling seluruh hutan, mengiris-iris para harimau sampai habis. Mereka dipotong-potong olehnya.

Kesimpulan

  1. Vanuatu telah berada pada jalan yang tepat, dan Indonesia pasti akan berunding dengan West Papua untuk mengatur tata-cara pengambil-alihan kekuasaan dari Indonesia kepada West Papua;
  2. Indonesia pasit akan kalah, dikalahkan oleh West Papua dan Vanuatu.
  3. Indonesia pasti akan kalah karena ia telah mati pada Juni 2021.
  4. Pada Juni 2021 inilah West Papua (ULMWP) menjadi anggota penuh dari MSG (Melanesian Spearhead Group)

Published by melanesianews

Free West Papua is Free Melanesia, News and Information Updates on and from Melanesia

One thought on “3 Penglihatan dari 3 Orang yang Berbeda dalam 3 Waktu yang Berbeda Pula: Indonesia Telah Mati!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create your website with WordPress.com
Get started
%d bloggers like this: